" Wahai Rasul Ajarilah aku suatu amalan yang membuat aku dicintai oleh Allah dan para makhluk, Allah memperbanyak hartaku, menyehatkan badanku, memanjangkan umurku, dan membangkitkan aku di makhsyar bersamamu.".
Jika kita sedang sedih, cobalah membuat orang lain gembira, dan lihat apa yang terjadi. Jika kita merasa hampa dan tak genap, cobalah melakukan suatu pekerjaan yang bermakna dan bermanfaat, lalu bagaimana perasaan kita jadinya. Syaratnya ikhwan fillah, kita harus
Selasa, 07 Februari 2012
Penyaluran Beasiswa Berkah
Mengenyam pendidikan setinggi – tingginya adalah harapan semua anak bangsa, tetapi tidak semua orang bisa meraihnya. Seperti yang terjadi pada Kholifah dan umar hadid. Mereka termasuk anak – anak yang kurang beruntung dalam menjalani proses pendidikan dikarenakan faktor biaya.
Raut wajah Kholifah dan Umar Hadid tampak sangat bahagia, ketika petugas dari BMH kota pekalongan datang berkunjung dirumahnya. Betapa tidak, disaat teman- teman sekolah mereka akan menerima raport hasil study, dia dan adiknya masih menunggu orang tua mereka mendapatkan biaya untuk melunasi kekurangan biaya sekolah mereka.
Raut wajah Kholifah dan Umar Hadid tampak sangat bahagia, ketika petugas dari BMH kota pekalongan datang berkunjung dirumahnya. Betapa tidak, disaat teman- teman sekolah mereka akan menerima raport hasil study, dia dan adiknya masih menunggu orang tua mereka mendapatkan biaya untuk melunasi kekurangan biaya sekolah mereka.
Rabu, 01 Februari 2012
Apa yang bisa menyelamatkanmu dari neraka?
Ada seorang wanita yang datang menemui Rasulullah saw. Ia datang tergesa-gesa. Semburat perih terpancar dari wajahnya. Berjalan dengan menunduk. Satu tangannya dimasukkan ke dalam saku gamisnya. Usai berucap salam kepada Rasulullah saw, wanita ini mengaku sebagai anak yang telah ditinggal mati kedua orang tuanya. Ia menahan rasa sakit yang amat sangat. Rasul mulai memperhatikan. Tak sabar beliau bertanya, “Apa yang terjadi pada tangan yang kau sembunyikan itu, wahai wanita?”Perempuan itu pun mengeluarkan tangannya sambil memelas, “Selamatkan aku wahai baginda!”
Langganan:
Postingan (Atom)
