Oleh Muhammad Atim
Allah SWT mengingatkan kita dalam Al-Qur'an bahwa
keshalihan pribadi seseorang dalam kekhusyu'an beribadah kepada Allah belum
bisa membuatnya mendapatkan keberuntungan sebelum kita mau peduli terhadap
sesama kita. Hal ini bisa kita renungkan dalam firman-Nya, "Tahukah
kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.
Dan tidak menganjurkan memberi makanan orang miskin. Maka
kecelakaanlah untuk orang-orang yang shalat. (yaitu) orang-orang yang lalai
dari shalatnya. Orang-orang yang berbuat riya. Dan enggan menolong
dengan barang yang berguna." (QS. Al-Ma’un ayat 1 – 7).